Dua Komisaris Kedawung Setia (KDSI) Mundur, Ada Apa?

Presiden Joko Widodo resmi menutup perdagangan bursa tahun 2017 di Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Jumat (29/12/2017). Perdagangan bursa ditutup menguat pada angka 6,355

Emiten peralatan rumah tangga PT Kedawung Setia Industrial Tbk. (KDSI) mengumumkan pengunduran diri dua individu dari jajaran komisarisnya. Adalah Harianto Wibisono selaku komisaris dan Puguh Sudradjat selaku komisaris perusahaan yang melepas jabatan mereka per 3 Maret 2023.

“Pada tanggal 3 Maret 2023, Perseroan telah menerima surat pengunduran diri atas nama Bapak Harianto Wibisono selaku Komisaris Perseroan dan Bapak Puguh Sudradjat selaku Komisaris Independen Perseroan sekaligus Ketua Komite Audit Perseroan,” jelas Corporate Secretary KDSI Andi Subroto melalui keterbukaan informasi, Senin (6/3/2023).

Ia menyampaikan pula bahwa tidak ada dampak kejadian, informasi atau fakta terhadap terhadap kegiatan operasional, hukum, kondisi keuangan, atau kelangsungan usaha emiten yang berbasis di Surabaya itu.

Adapun, Harianto Wibisono telah menjabat sebagai Komisaris Perseroan sejak tahun 2015. Sebelumnya ia menjabat sebagai Direktur Perseroan (1984 – 2015). Ia lulusan Sekolah Menengah Atas Tahun 1982.

Sementara Puguh Sudradjat telah menjabat sebagai Komisaris Independen sejak tahun 2011. Kemudian diangkat kembali sebagai jabatan yang sama pada tahun 2016. Memulai karir sebagai Auditor di KAP Mustofa Tony & Surjadinata (1985 – 1990). Beberapa jabatan senior telah dipegang nya sebagai Manajer Keuangan di PT Jaya Pari Steel, Tbk (1990 – 1991), Manajer Bidang Business System & Internal Control di PT Gunawan Dianjaya Steel, Tbk (1992 – 2012), dan Direktur Keuangan PT Baja Menara Inti (1997 – 2006).

Pada saat bekerja di PT Gunawan Dianjaya Steel, Tbk dan PT Baja Menara Inti beliau merangkap jabatan sebagai Komisaris di PT Jaya Pari Steel, Tbk (2000 – 2002) dan Manajer Bidang Business System & Internal Control di PT Gunawan Dianjaya Steel, Tbk. Beliau meraih gelar Sarjana Ekonomi Perusahaan dari Universitas Jendral Soedirman, Purwokerto (1985).

Berdasarkan pantauan, per pukul 11.22 WIB, harga saham KDSI naik 0,45 atau bertambah 5.00 poin ke Rp1110.

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*