Harta Lenyap Rp 852 T, Jeff Bezos Jatuh Miskin?

FILE - In this Sept. 19, 2019 file photo, Amazon CEO Jeff Bezos speaks during his news conference at the National Press Club in Washington. On Monday, Feb. 4, 2020, Bezos asked a California court to dismiss a defamation lawsuit filed against him by his girlfriend's brother, Michael Sanchez. In Sanchez's lawsuit filed last week, the Hollywood talent manager alleges that Bezos and his security consultant Gavin de Becker falsely told reporters that Sanchez provided nude photos of Bezos to The National Enquirer.  (AP Photo/Pablo Martinez Monsivais, File)

Sejak tahun lalu, industri teknologi dihantam krisis yang masih berlangsung sampai sekarang. Hal ini terlihat dari badai PHK yang makin kencang.

Pekan ini, Forbes merilis peringkat orang terkaya di dunia tahun 2023. Pendiri Amazon, Jeff Bezos, menjadi milyarder yang hartanya berkurang paling banyak.

Kekayaan Bezos lenyap sebesar US$ 57 miliar atau kira-kira Rp 850 triliun. Namun, ia tak lantas jatuh miskin. Total hartanya masih banyak, yakni US$ 114 miliar atau setara Rp 1.699 triliun.

Ia juga masih masuk dalam jejeran orang terkaya dunia. Hanya saja, peringkatnya menurun dari posisi ke-2 kini ke-3, dikutip dari Forbes, Rabu (5/4/2023).

Hal ini tak lepas dari anjloknya harga saham Amazon sebesar 50% pada 2022 lalu. Insiden itu menjadikan sang raksasa e-commerce sebagai perusahaan publik pertama yang kehilangan market value senilai US$ 1 triliun.

Pada daftar lengkap orang terkaya Forbes, tahun ini ada 313 milyarder teknologi yang masuk dengan harta gabungan mencapai US$ 1,9 triliun. Angka itu turun dari tahun 2022, di mana ada 332 bos industri teknologi yang masuk daftar.

Bahkan, pada 2021, ada 365 miliarder teknologi yang masuk jejeran orang terkaya dunia dengan nilai kekayaan kolektif tembus rekor US$ 2,5 triliun.

Meski ‘tsunami’ tengah menimpa industri teknologi secara umum, namun dampaknya bagi Amazon lumayan tragis. Mengawali 2023, Amazon melakukan PHK terbesar dengan memangkas 27.000 karyawan.

Selain itu, CEO Andy Jassy yang menggantikan Bezos pada 2021 lalu memutuskan hengkang dari perusahaan. Saat ini, Bezos yang sudah pensiun mengurus Amazon masih memegang saham terbesar di perusahaan yang ia dirikan itu.

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*