Jangan Kaget! Segini Jumlah Manusia Diramal Tahun 2100

FILE PHOTO: An 80-year-old man, surnamed Li, watches as a girl plays at a residential community in Beijing, China, October 30, 2015. REUTERS/Jason Lee/File Photo

Alih-alih melihat ledakan populasi menjadi sekitar 11 miliar seperti yang diperkirakan sebelumnya, menurut statistik penduduk Bumi diprediksi akan menurun menjadi hanya 6 miliar, menurut model baru oleh para ilmuwan.

Model itu adalah bagian dari studi yang ditugaskan oleh organisasi nirlaba The Club of Rome. Studi itu melihat populasi Bumi akan mencapai titik tertinggi sepanjang masa yaitu 8,6 miliar orang sekitar tahun 2050. Sebelum akhirnya mengalami penurunan menuju 6 miliar pada tahun 2100.

Menurut makalah yang diterbitkan oleh penelitian dari kolektif Earth4All (sekelompok ilmuwan lingkungan dan ekonom), penyebab kemungkinan penurunan populasi ini dikaitkan dengan peningkatan kesetaraan. Atau lebih tepatnya akses yang lebih baik ke pendidikan bagi perempuan dan pembangunan ekonomi secara keseluruhan.

Dengan lebih banyak individu, khususnya wanita, yang menerima pendidikan yang memadai, angka kelahiran secara keseluruhan secara teoritis akan berkurang dengan lebih banyak wanita didorong untuk mengejar karir dan diberi tahu tentang biaya dan akibat melahirkan lebih banyak anak.

Skenario ini adalah yang kedua dari dua kemungkinan hasil model yang digunakan oleh Earth4All, demikian dikutip dari Mashable, Selasa (4/4/2023).

Mereka mempertimbangkan beberapa variabel ekonomi dan lingkungan untuk memberikan perkiraan pertumbuhan populasi manusia, termasuk hal-hal seperti stok energi, produksi pangan, pendapatan, kesetaraan gender, dan pemanasan global tentunya.

Hasil kedua ini dianggap sebagai lebih positif, yang melihat pemerintah berbuat lebih banyak untuk menyamakan kedudukan bagi semua gender dalam hal pendidikan dan peluang.

Ini melihat populasi yang disebutkan sebelumnya akan mencapai puncak 8,6 miliar pada tahun 2050, dan kemudian berkurang menjadi 6 miliar pada tahun 2100.

Hasil “kurang positif” lainnya mengikuti tren, di mana pemerintah dunia tidak aktif terhadap masalah yang mendesak dan menciptakan komunitas yang rentan terhadap kehancuran, baik secara ekologis maupun ekonomi.

Di sinj, diperkirakan populasi dunia akan meningkat menjadi sekitar 9 miliar pada tahun 2050, sebelum turun menjadi 7,3 miliar pada tahun 2100.

Dalam kedua hasil tersebut, dunia melihat penurunan populasi, yang menyimpang dari prediksi lain yang dibuat oleh tim dan organisasi lain.

Misalnya, Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) di tahun-tahun sebelumnya, dan telah memperkirakan populasi dunia meroket hingga 11 miliar poin pada tahun 2100, meskipun model baru ini menunjukkan hasil yang berbeda.

Secara keseluruhan, masih ada banyak ketidaksepakatan tentang bagaimana tepatnya pertumbuhan umat manusia di Bumi. Tetapi berdasarkan hasil baru oleh Earth4All, proyeksi penurunan jumlah orang di planet ini bisa menjadi hal yang baik, atau hal yang buruk tergantung pada bagaimana melihatnya.

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*